Google meyingkap rahasia Desktop Search

Pada Awal Oktober ini Google mengeluarkan generasi pertama dari aplikasi desktop-nya. Aplikasi ini ditujukan untuk mencari file-file pribadi dan internet history yang tersimpan di komputer kita sendiri, sebuah langkah yang dapat mengguncangkan dasar-dasar pencarian di internet dan tentunya juga semakin tidak terjaganya keamanan data-data kita.

Google merupakan sebuah perusahaan yang berpusat di The Mountain View, California, yang belum lama terdaftar sebagai sebuah P.T. ini telah menciptakan sebuah aplikasi baru yang bernama Google Desktop Search, yang merupakan sebuah mesin pencari berukuran kecil yang memungkinkan orang untuk mencari e-mail, dokumen, chat logs, serta history dari site yang telah kita kunjungi hanya dengan menggunakan web browser, seperti IE, Netscape, Opera, dll.

Memang masih ada kendala dari segi keamanan dan privasi pengguna (tapi kalau yang tidak terhubung ke internet dijamin aman). Google menjanjikan tidak akan mengakses informasi pribadi yang tersimpan dikomputer pengguna. Google memulai proyek mesin pencari pribadi ini pada bulan Oktober, yang diprakarsai sebuah tim yang terdiri dari 12 orang dan dipimpin oleh seorang ilmuwan kawakan bernama Steve Lawrence, mantan peneliti di NEC Research Institute.

Terbayangkah dimana kita bisa mencari file di komputer kita sendiri (yang biasanya berantakan) semudah mencari dengan Google? Nah beta version (versi percobaan) dari mesin pencari ini sudah tersedia. Silahkan mencoba. [andi]

Mengenal Lebih Dekat PMS

Mau kenalan dengan anggota club istimewa ini? Boleh saja, bahkan harus kenal. Tapi janji jangan pingin jadi anggota club ini atau simpatisannya ya. Namanya cantik dan unik, tapi bahayanya tidak secantik namanya. Jadi harap waspada jangan ampe ketularan Penyakit Menular Seksual ini. Berikut beberapa di antaranya:

Gonorhe alias GO

Gonorhe atau GO yang dalam istilah awam dikenal sebagai kencing nanah, disebabkan oleh bakteri yang bernama Neisseria gonorrhoeae. Nama ‘cantik’ ini ternyata membawa akibat yang menyeramkan bagi yang terinfeksi. Masa inkubasi  sekitar 2-8 hari, maksudnya gejala-gejala infeksi akan muncul sekitar 2-8 hari setelah terinfeksi atau kontak dengan penderita GO. Bila menyerang laki-laki, gejala utamanya adalah kencing bernanah disamping rasa sakit dan perih ketika buang air kecil. Penyakit ini bisa berlanjut menjadi prostatitis (radang pada prostat) atau epididimidis.

Sementara itu pada wanita menyebabkan keputihan, nyeri ketika buang air kencing dan juga sering kencing, namun 60-80% asimtomatik alias tidak bergejala (Wah, ngeri juga nih, dikira sehat-sehat aja ternyata penderita GO). Penyakit ini bisa berkembang untuk kemudian menginfeksi kelenjar Bartholini, rahim ataupun menyebabkan infeksi pada organ di rongga panggul. Bila mengenai saluran tuba sering menyebabkan terjadianya penutupan tuba, sehingga sel telur yang matang tidak bisa sampai ke rahim. Keadaan ini dapat mengakibatkan terjadinya infertilitas. Bahkan bila seorang wanita yang terserang GO ini melahirkan, bisa mengakibatkan terjadinya radang pada mata bayi yang dilahirkannya, yang bisa mengakibatkan rusaknya organ penglihatan pada si bayi, yang mengakibatkan kebutaan. Lanjutkan membaca ‘Mengenal Lebih Dekat PMS’

Jhony Si Playboy

Hingga menjelang buka shaum, bengkel Mr. Marbot masih saja terbuka. Tidak ada tanda-tanda akan tutup. Rupanya di dalam Mr. Marbot sedang asik memperhatikan kerjaannya yang belum beres. Maklumlah membuat pagar dari besi panas cair memang butuh ketepatan waktu dan komposisi. Apalagi kerjaan ini pesanan khusus dari Pak RW.

Melihat pintu yang masih terbuka, Sardi dan Jhony menyelonong masuk sambil bertanya;

“Lagi ngapain Mr. Marbot?” kata Sardi.

“Ah, biasalah. Lagi beresin pesenen Pak RW nih. Bikin pagar spesial. Katanya sih buat membentengi areal perkebunan RW kita,” jawab Mr. Marbot.

“Kenapa nggak dibesokkin ajah? Sekarang udah mau magrib lho. Kerja gitu kan besok juga bisa,” ingat Jhony.

“Owe nggak bisa gitu Jon. Proses peleburannya harus tepat. Ya waktunya. Ya bahan-bahannya. Kalo waktunya tidak tepat bisa-bisa nggak baik nantinya. Apalagi tinggal beberapa menit lagi kok,” jawab Mr. Marbot. Lanjutkan membaca ‘Jhony Si Playboy’

“GENDAM”

Oleh: Ferdiawan Yuliardi*

Beberapa waktu yang lalu, Ki Joko Bodo yang ngaku punya “sekompi” pasukan jin, sempat bikin heboh negeri jamrud khatulistiwa ini. Dia berhasil menghipnotis (meng-gendam) seratus orang dalam waktu bersamaan, dalam sekejap mereka tunduk dan patuh ama perintah Ki Joko Bodo. Di waktu yang lain, ada pula TKI yang baru pulang dari Timur Tengah, menangis tak percaya ketika seluruh uang dan benda berharga hasil jerih payahnya di sana, ludes dibawa kabur orang. Lagi-lagi, karena digendam. Dan banyak lagi kasus yang sejenis lainnya. Gile bener! Coba tuh ilmu buat ngerjain tentara-tentara kafir Amrik yang ada di Irak sono, ya minimal bikin mereka mencret-mencretlah, kan seru! (hehehe)

Tak urung bapak-bapak polisi jadi kelabakan mengatasi jenis kriminal yang satu ini. Acara-acara kriminal distasiun TV pun latah ikutan ngebahas tentang fenomena gendam ini. Para pakar hukum pun sibuk ngebolak-balik “kitab kuning”nya, untuk nyari gimana pandangan hukum terhadap gendam ini. Tak ketinggalan para ulama dan tokoh masyarakat mewanti-wanti masyarakat untuk senantiasa waspada terhadap bahaya kriminal yang bermodus merusak kesadaran dalam waktu sesaat ini. Poster-poster himbauan dari kepolisian pun menempel di mana-mana, ampe pantat truk pun ditempelin juga. Lanjutkan membaca ‘“GENDAM”’

Menggunakan Search engine

Jaman dulu kalo kita mencari informasi tentang sesuatu pasti kita pergi ke perpustakaan, di sana kita bakalan dapet banyak informasi dari buku-buku yang ada. Untuk memudahkan kita dalam nyari biasanya kita akan diberikan katalog buku. Tapi jaman sekarang ini kayaknya udah gak ada yang mencari informasi dengan caru begitu. Karena sekarang hampir semua buku dan informasi ada di Internet, dan kita nggak perlu lagi katalog yang nyusahin. Nah dalam dunia Internet, supaya kita bisa mencari sesuatu dengan gampang maka kita harus dapat ngegunain apa yang namanya search engine.

Search engine memang merupakan sebuah program pencari yang membuat kita dapat mencari dokumen (dengan kita bahkan dapat mencari apapun) di Internet. Pengguna tinggal memasukkan kata kunci (key word) tertentu, dan sekejap kemudia search engine akan menampilkan berbagai dokumen yang terdapat didalamnya kata kunci tersebut. Karena bergitu banyaknya dokumen di Internet maka kita harus memperlajari beberapa tips untuk memudahkan kita mendapatkan apa yang kita cari. Lanjutkan membaca ‘Menggunakan Search engine’

Pegawai Tercepat

Seno mendapatkan pekerjaan sebagai pekerja paruh waktu di kantor pos. Ia bertugas mengelompokkan surat-surat sesuai dengan alamatnya. Seno melakukannya dengan sangat cepat hingga supervisor-nya tercengang. Saat akan pulang supervisor-nya menemuinya dan memujinya,” Kamu adalah pegawai tercepat yang pernah kami miliki”.

“Terimakasih Pak, besok saya akan bekerja lebih baik lagi”

“Lebih baik lagi?” tanya sang supervisor setengah nggak percaya.

“Gimana mungkin kamu bekerja lebih baik dari sekarang ini?

“Ya, besok ketika mengelompokkan surat, saya akan baca dulu alamatnya, Pak!” Lanjutkan membaca ‘Pegawai Tercepat’

Agamaku, Agamamu…

Sobat muda, kali ini kita kepengen tahu pernyataan temen-temen kita soal acara Perayaan Natal Bersama. Maklum saja, karena mungkin udah merasa bagian dari sikap toleran, banyak kaum muslimin yang “ayo aja” kalo diajak ikut Perayaan Natal Bersama. Ada yang dengan keyakinan penuh, ada juga yang sekadar penghormatan, pun nggak jarang yang cuma ikut-ikutan doang. Yuk, kita simak komentar beberapa teman kamu yang kena jaring Sobat Muda. Berikut hasil liputan Solihin dan Andi.

Fitri, pelajar SMU Plus YPHB Bogor

Kalo kita ikut Natal Bersama boleh nggak sih?

Itu bukan hari besar kita (umat Islam)

Alasan lainnya?

Kita kan punya hari raya sendiri. Jadi nggak perlu ikutan hari raya agama lain deh

Kalo dibilangin nggak toleran sama yang ngajak?

Tergantung sama yang ngajaknya juga sih. Tapi dia harus menghargai prinsip saya.

Sebenarnya sikap toleran tuh kayak apa sih?

Saling menghormati keyakinan aja. Nggak usah turut campur keyakinan agama lain. Lanjutkan membaca ‘Agamaku, Agamamu…’

Jabal Thariq; Gerbang Penyebaran Islam ke Eropa

Nama lengkapnya adalah Thariq bin Ziyad bin Abdullah. Beliau adalah salah seorang Panglima Perang Islam pada masa pemerintahan Khalifah Walid bin Abdul Malik atau al-Walid I (705-715 M) dari bani Umayah.

Pada bulan Rajab 97 H atau Juli 711 M, beliau mendapat perintah dari Gubernur Afrika Utara, Musa bin Nusair untuk mengadakan penyerangan ke semenanjung Andalusia (Semenanjung Iberia yang sekarang meliputi negara Spanyol dan Portugis). Bersama  7.000 pasukan yang dipimpinnya, Thariq bin Ziyad menyebrangi selat Andalusia.

Setelah armada tempur lautnya mendarat di pantai karang, beliau berdiri di atas bukit karang dan berpidato. Beliau memerintahkan anak buahnya untuk membakar kapal-kapal yang membawa seluruh awak pasukannya. Kecuali kapal-kapal kecil yang diminta pulang untuk meminta bantuan kepada khalifah. Lanjutkan membaca ‘Jabal Thariq; Gerbang Penyebaran Islam ke Eropa’

Ngintip Dapur OS Windows

Sistem operasi udah nyantol berat sama komputer. Ibarat kopi sama gula, sepertinya komputer belum lengkap tanpa OS. So, kali ini kita mau bahas OS sejuta user. Windows.

Betah nongkrong depan komputer? Iya sih. Abis asik kalo udah pake komputer. Apalagi yang model baru, selain makin bagus, lebih kebut cing! Bisa lupa diri deh.  Sobat, sebenarnya yang bikin enak waktu kita ngegunain komputer bukan karena monitornya yang gede atau mousenya yang lucu. Tapi karena ada sistem operasi yang berjalan dalam mesin komputer (CPU). Sistem operasi yang biasa disebut OS ibarat manajer. Kerjaannya ngatur dan ngendaliin komputer. Banyak lho, jenis OS yang udah diciptain oleh para maniak komputer. Ada DOS, Linux, Unix, Mac OS, dan Windows. Nah, sekarang kita mau coba bahas OS Windows yang udah jadi tren buat kalangan user dalam menggunakan komputer. Buat yang belum tahu, kayaknya seru deh baca yang satu ini. Lanjutkan membaca ‘Ngintip Dapur OS Windows’

‘Terorisme Ilmiah’ ala Australia

Sobat, terorisme ternyata telah merambah dunia penelitian. Pekan lalu, peneliti Australia mengumumkan telah menemukan fosil di Flores yang diidentifikasi sebagai Manusia Flores (Homo Floresiensis). Kata Lektor Kepala Universitas New England, Australia, Mike Morwood dan Peter Brown, jenis manusia ini bukan Homo Sapiens.

Namun, temuan itu dibantah pakar Palaeo Anthropologi UGM, Prof Dr T Jacob. Menurut dia, fosil yang ditemukan di Flores itu bukan Manusia Flores, tapi tergolong jenis Homo Sapiens atau manusia modern.

Jacob menilai peneliti Australia telah melakukan ”terorisme ilmiah”. Pasalnya, penelitian yang diumumkan keduanya tidak sesuai dengan kenyataan yang juga ditemukan oleh peneliti UGM.

Menurut Jacob, fosil tengkorak yang ditemukan di Liang Bua itu bukan spesies baru. Tingginya memang tidak lebih dari dari 150 cm dengan kepala kecil. Pengerdilan bisa terjadi sebagai penyesuaian karena mereka hidup di pulau-pulau kecil. Hal ini juga berlaku pada binatang.

Volume otak manusia kerdil ini, kata Jacob, sekitar 380 cc, sementara Homo Sapiens 1.300 cc (perempuan) dan 1.400 cc (pria). Mereka hidup 1.300-1.800 tahun lalu. Ia menyebut temuan tersebut bukan fosil, tapi subfosil karena belum membatu.

Hasil riset peneliti Australia dengan UGM itu sempat dipublikasikan di jurnal Nature (28/10/2004). Asisten Deputi Urusan Arkeologi Nasional, Dr Tony Djubiantono, mengaku ada kesepakatan untuk mempublikasikan itu.  (diolah dari REPUBLIKA ONLINE, 06 Nopember 2004) Lanjutkan membaca ‘‘Terorisme Ilmiah’ ala Australia’

Halaman Berikutnya »


Cover SoDa

soda-01a.jpg

Data Base

Jadwal Posting

November 2009
S S R K J S M
« Jan    
 1
2345678
9101112131415
16171819202122
23242526272829
30  

Rubrik

Statistik Blog

Yang berkunjung

  • 17,772 user

yang berkunjung dari:

Tamu SOBAT