Blog-Zine SOBAT Muda

Cerdas dan Kreatif [edisi blog-zine dari Majalah Remaja SOBAT Muda]

Pubertas? Asyiiik!

Banyak remaja yang kaget-kaget saat pubertas, ada juga yang nggak ngeh. Padahal pubertas itu tanda kedewasaan kamu. So, sambutlah kedatangannya

 

Nurul berdiri mematung di depan cermin.  Dia termangu.  Apa pasal? Bayangannya di dalam cermin membuat dia cemas.  Wajah yang penuh jerawat, bagian tubuh tertentu mulai membesar.  Ia gelisah mendapati banyak perubahan dalam tubuhnya.  Dia tidak sendirian.  Di rumah yang lain, Budi juga terkaget-kaget melihat kumis dan jenggot mulai menghiasi wajahnya.  Belum lagi suaranya yang besar dan parau.  Ia merasa aneh dengan apa yang ada pada dirinya.

Dan ternyata bukan cuma mereka berdua yang bingung bin heran, ada banyak remaja remaji yang senasib sepenanggungan.  Termasuk kamu  kan.  Hayoo ngaku aja, tak usah malu he…he……(Iya deh, ngaku).  Sebenarnya apa sih yang terjadi dengan tubuh mereka dan kita? Itu pertanyaanmu, so pasti.  Mari kita lihat uraian di bawah ini.

 

 

Perubahan Itu, Kenapa Ya?

Jangan bingung ya dengan apa yang terjadi pada tubuhmu.  Juga tak perlu cemas bin khawatir.  Apa yang terjadi padamu dan rekan seangkatanmu adalah hal yang biasa alias normal.   Yap, normal karena  itu adalah bagian dari tahapan perkembangan tubuh manusia yang mulai dewasa.  Seperti yang kamu lihat, manusia mengalami perkembangan dalam kehidupannya.  Tadinya masih bayi mungil yang belum bisa apa-apa, lalu jadi anak-anak, dan sekarang jadi sepertimu, yang sudah di sebut sebagai teenager alias remaja.  Dan nanti akan jadi orang dewasa.  Jadi saat ini Nurul, Budi, dan yang lainnya termasuk kamu sedang dalam tahapan meninggalkan dunia anak-anak menuju tahapan selanjutnya, yaitu masa remaja, atau sering dikenal dengan istilah masa pubertas.  Bukan probitas lho.  Itu mah merk biskuit terkenal.

Dalam ilmu kesehatan, dikenal beberapa tahapan perkembangan manusia.

  1. Yang pertama adalah masa bayi (0-12 bulan)
  2. Masa balita (1-5 tahun)
  3. Masa anak-anak (5-13 tahun)
  4. Masa remaja (13-20 tahun)
  5. Serta yang terakhir adalah masa dewasa (20 tahun keatas).

 

Batasan ini tidak selalu persis begitu, sebagaimana juga perubahan tiap tahapan tidak selalu sesuai dengan umur tsb. di atas, dan tidak selalu sama untuk tiap individu.  Nah masa remaja ini atau lebih dikenal dengan masa pubertas adalah masa transisi atau peralihan dari masa anak-anak ke masa dewasa.  Remaja seusiamu, disebut anak-anak udah gak pantes, tapi untuk masuk kelompok dewasa juga masih kekecilan.  Serba tanggung.  Di sinilah yanag sering jadi sumber masalah.  Oleh karena itu semua orang diharapkan memahami adanya tahapan perkembangan ini, bukan hanya dirimu, para remaja, tapi juga orang tua dan guru.  Agar bisa bersikap yang tepat dalam menghadapi keresahan dan kegelisahan yang melanda remaja, juga mengarahkan dengan benar sesuai dengan tuntunan agama, Islam maksudnya.

Pada masa pubertas akan terjadi banyak perubahan pada organ-organ tubuhmu.  Perkembangan tubuh mulai memasuki tahap sempurna atau matang.  Sebagaimana kamu ketahui, tubuh manusia mengalami perkembangan secara bertahap dan sempurna pada masa pubertas ini.  Pada masa ini, terjadi perubahan dan perkembangan fisik yang pesat pada tubuhmu.  Berat badan dan tinggi badanmu akan bertambah dengan cepat.  Kelenjar keringat menjadi aktif,  sehingga tidak heran bila banyak yang mulai berjerawat disana- sini.  Selain itu juga alat-alat kelamin atau organ reproduksi mulai mengalami kematangan dan siap untuk menjalankan fungsinya.  Oleh karena itu tidak heran jika kamu yang berjenis kelamin perempuan mulai mengalami perubahan pada payudara, tumbuhnya bulu-bulu kelamin dan ketiak dan mulai datang tamu bulanan.  Sementara bagi kamu yang laki-laki, mulai tumbuh bulu-bulu di wajah dan bagian tubuh lainnya, suara membesar dan alat genital juga membesar.

Selain terjadi perubahan fisik, juga terjadi perubahan psikologis yang disebabkan oleh akktifnya kelenjar-kelenjar atau hormon seks.  Para gadis dan pemuda mulai menunjukkan minat kepada lawan jenis, banyak yang suka berdandan dan tampil rapi.  Meningkatnya hormon testoteron akan merangsang agresivitas dan semangat berpetualang pada remaja.  Adanya aktivitas kelenjar adrenal juga mempengaruhi kelakuan dengan meningkatnya keyakinan, yang membuat para remaja cenderung membangkang dan menantang.  Perubahan-perubahan inilah yang membutuhkan adanya pendampingan bagi para remaja sepertimu dari orang tua atau orang dewasa lainnya agar bisa mengarahkan dan menyalurkan energimu dengan tepat dan benar, sesuai dengan ajaran Islam.  Karena dalam Islam jika seorang anak sudah memasuki usia baligh, maka bagi dia jatuh taklif untuk menjalankan kewajiban sebagai hamba Allah dan menyesuaikan misi hidupnya sesuai dengan tujuan penciptaannya oleh Allah Swt. sebagai Sang Khaliq [arum]

About these ads

2 comments on “Pubertas? Asyiiik!

  1. Ping-balik: My Blog » Blog Archive » jomlo muda

  2. winy
    Jumat, 22 Oktober 2010

    hm…………..thankz,,pi ,gmna cra kita tuk mngendalikan pubertas trsbt…mnurut pandangan ISLAM…??

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Information

This entry was posted on Rabu, 8 September 2004 by in Sex-Folder.
%d blogger menyukai ini: