Jumlah Anak “Hasil Zina” Meningkat di Bali

Meningkatnya permintaan akan akta single parent (SP) tersebut diakui Kepala Dinas Catatan Sipil dan Kependudukan Kota Denpasar Nyoman Aryana yang dikonfirmasi Antara di Denpasar. Menurutnya, jika pada 2003 permintaan akta SP di Kota Denpasar tercatat hanya enam orang, kemudian sejak periode Januari hingga Juli 2004 meningkat menjadi 11 orang.Dari data yang didapat, orangtua yang mengajukan permohonan akta SP itu adalah mereka yang melahirkan anak di luar nikah.

“Jadi, kebanyakan yang mengajukan permohonan akta SP itu meski akan menikah dengan ayah kandung calon bayi, tapi pernikahan belum berlangsung anak sudah lahir. Sehingga mau-tidak mau, yang bersangkutan mencarikan akta anak dengan status SP,” katanya.

Ditambahkannya, meski status awal seorang anak dalam akta tersebut merupakan anak seorang ibu tanpa bapak, tetapi seandainya orangtua mereka sudah menikah, nantinya akta tersebut akan diberi catatan pinggir yang menyatakan kalau anak itu, anak dari pasangan ibu dan bapak yang bersangkutan.

“Kalau selamanya orangtuanya tidak menikah secara resmi, maka akta anak adalah akta SP, tanpa catatan pinggir,” ungkapnya, sembari menyatakan, meski demikian selamanya akta itu tidak bisa diubah.

Berdasarkan data di Kantor Dinas Catatan Sipil dan Kependudukan Kota Denpasar, pada 2003, permintaan pembuatan akta kelahiran sebanyak 513, sedangkan pada 2004 khususnya dari periode Januari hingga Juni jumlah permintaan pembuatan akta meningkat menjadi 10.280. Naudzubillahimindzaalik [diolah dari mediaindo.co.id. 6 Agustus 2004]

Kartun anti-Islam Marak di Inggris

Karikatur-karikatur yang ‘resmi’ beredar di kalangan kantor-kantor pemerintah di Inggris, memicu kemarahan kalangan Islam negeri itu. Pasalnya, karikatur itu menggambarkan fitnah yang jelas-jelas ditujukan terhadap Islam. Misalnya gambar sekelompok pria berbaju Arab dalam “sekolah teroris”. Kemudian juga terungkap, bahwa seorang kolumnis anti-Islam ternyata adalah seorang pejabat pemerintah Inggris.

Harian Independent edisi Sabtu (31/7) merilis berita tentang sebuah karikatur yang digunakan dalam suatu presentasi oleh seorang pejabat pemerintah Inggris. Yang membuat marah kalangan Islam adalah, karikatur itu memperlihatkan sekelompok pria berbaju Arab berada dalam sebuah “sekolah teroris”.

Kartun (karikatur) itu memperlihatkan seorang Arab berjenggot dalam pakaian tradisionalnya. Bukan hanya itu, di pinggang si pria nampak lilitan bahan peledak yang siap diledakkan.

Seraya berdiri di samping kelas bertuliskan “Human Bomb Class”, si pria berkata pada para koleganya yang berpakaian mirip; “Tolong perhatikan, karena saya hanya akan melakukan ini sekali saja. Ok?”

Para pemimpin Muslim Inggris menganggap, karikatur itu sebagai fitnah keji. Mereka mendesak Mendagri David Blunkette agar secepatnya menarik material yang menyudutkan kaum Muslimin itu.

“Kartun itu merupakan serangan serius dan tidak masuk akal, dan menggambarkan bahwa semua orang berjenggot dan bertopi, sebagai pembuat bom potensial,” sesal Iqbal Sacranie, sekjen Dewan Muslim Britain pada Independent.

Sementara itu Anas Altikriti, juru bicara Muslim Association of Britain (MAB) mengatakan, gambaran yang terkandung pada kartun itu adalah “aneh, keji, dan tidak logis. Dia merupakan upaya stigmatisasi terhadap seluruh komunitas Arab dan Muslim.

MacShane November silam terhadap para pemimpin Muslim Inggris, menurutnya sebagai bukti adanya persekongkolan di dalam tubuh pemerintah untuk memusuhi Islam. Seruan itu meminta para pemimpin Muslim Inggris memilih 2 opsi, antara “cara Inggris yang didasari dialog dan protes-protes anti-kekerasan” atau dengan “cara-cara teroris”. [diolah dari eramuslim.com. 02 Agustus 2004]

Makanan Halal untuk Siswa Muslim di Sekolah Inggris

Dewan kota Cardiff, ibukota Wales, Inggris, mengajukan amandemen untuk menyediakan paket makan siang halal bagi siswa Muslim di sekolah-sekolah di seluruh Inggris.

Gerakan amandemen ini diajukan oleh partai politik Palid Cymru, yang menegaskan komitmennya untuk memastikan bahwa sekolah-sekolah di Inggris menyediakan paket makan siang bagi semua siswanya, dalam kaitan dengan kebutuhan diet, latar belakang budaya dan agama yang diyakini siswa.

“Apa yang harus kita lakukan adalah memastikan bahwa makanan halal tersedia untuk siswa Muslim diseluruh wilayah Wales,” kata ketua partai, Leanne Wood. “Kami harus bekerjasama dengan pejabat berwenang setempat untuk menyediakan makanan sebagai kebutuhan dan hak dasar mereka,” tambahnya.

Beberapa wilayah lainnya di Wales, seperti Swansea dan Newport, juga akan memberlakukan kebijakan yang sama seperti di Cardiff, karena banyaknya permintaan atas makanan-makanan halal.

Salah seorang ibu mengatakan, tersedianya makanan halal sangat penting bagi anak-anak yang Muslim, atau mereka akan kelaparan karena tidak ada makanan alternatif.

“Mereka tentu saja memberikan makanan halal, tapi tidak setiap hari dan itupun hanya sayuran yang tidak semua anak suka. Mereka juga ingin makanan barat seperti burger, sosis, ayam nugget,” ujarnya.

Desakan agar disediakan makanan halal di sekolah-sekolah, mencakup larangan total daging babi atau adanya pilihan makanan lain seperti burger yang sudah dinyatakan halal.

Sejumlah negara Eropa dan kota-kota di Amerika sudah mulai menawarkan makanan halal bagi para konsumennya yang Muslim, yang jumlahnya cukup besar. Misalnya restaurant Mc Donald di Detroit, Michigan sudah menawarkan produk ayam yang halal dan beberapa sekolah di AS sudah memenuhi permintaan orang tua siswa yang Muslim agar menyediakan makanan halal di cafetaria sekolah. [diolah dari eramuslim.com, 2 Agustus 2004]

One thought on “Jumlah Anak “Hasil Zina” Meningkat di Bali

  1. perzinahan hanya mengacaukan nasab, yg itu berarti mengacaukan syariat nantinya. seperti masalah warisan, perwalian saat nikah d.l.l.

    hanya dgn ditegakkannya Khilafah lah, ummat dan generasi akan terjaga dari siksa neraka. Mau???

    Ayo kita perjuangkan!!!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s