Seputar Menyanyi Dan Musik

Assalaamu’alaikum,

Ustadz, apakah musik itu boleh? Apakah Islam membolehkan semua jenis musik, seperti rock, metal, pop, dangdut, dan sebagainya? Bagaimana hukum mengikuti audisi seperti acara Dream Band dalam sebuah TV swasta? Apa hukum mendengarkan musik, dari radio atau kaset?

Ahmad, Bogor

‘alaikumsalam,

Dik Ahmad, memainkan alat musik (tanpa vokal/nyanyian), seperti gitar dan piano, hukum asalnya adalah mubah. Dalam masalah ini kami cenderung kepada pendapat Syaikh Nashiruddin al-Albani yang dalam kitabnya Dha’if Al-Adab Al-Mufrad (1994:14-16) berkata, hadits-hadits yang mengharamkan alat musik tertentu seperti seruling, gendang, dan sejenisnya, seluruhnya dha’if (lemah). Jadi tidak layak dijadikan dalil. Kesimpulannya, memainkan alat musik apa pun, adalah mubah.

Sedangkan hukum musik dengan nyanyian, maka harus ditinjau lebih dahulu hukum menyanyi (Arab : ghina`/taghanni) itu sendiri, bolehkah menyanyi itu? Dalam masalah ini, ulama pun berbeda pendapat, karena memang ada dua kelompok hadits yang bertentangan, yaitu ada hadits yang mengharamkan dan ada hadits yang membolehkannya. Hadits-hadits yang bertentangan ini, secara ushul fiqih, haruslah dikompromikan (di-jama’).

Kesimpulannya, ada menyanyi yang dibolehkan dan ada yang diharamkan. Nyanyian haram adalah nyanyian yang disertai dengan kemaksiatan atau kemunkaran, baik berupa perkataan (qaul), perbuatan (fi’il), atau sarana (asy-yaa`), misalnya disertai minum khamr, penampakan aurat, ikhtilath (campur baur pria-wanita), atau syairnya bertentangan dengan syara’, misalnya mengajak pacaran dan mendukung pergaulan bebas. Nyanyian halal adalah nyanyian yang bersih dari segala unsur kemaksiatan atau kemunkaran. Misalnya nyanyian yang syairnya memuji sifat-sifat Allah SWT, mendorong orang meneladani Rasul, mengajak taubat dari judi, mengajak menuntut ilmu, menceritakan keindahan alam semesta, dan semisalnya.

Dik Ahmad, syariah Islam tidak menjelaskan secara rinci jenis musik musik apa saja yang dibolehkan. Apakah pop, dangdut, metal, dan sebagainya. Syariah hanya menerangkan pedoman umum mengenai nyanyian dan musik yang islami. Pedoman umumnya ialah, bahwa nyanyian dan musik wajib bersih dari segala unsur kemaksiatan atau kemungkaran, seperti diuraikan di atas, baik dari segi musisi/penyanyi, instrumen (alat musik), sya’ir lagu, waktu dan tempat pelaksanaannya, maupun hal lain yang masih terkait.

Tentang hukum mengikuti audisi, harus dilihat dulu masalah utamanya, yakni hukum musik dan nyanyian. Nah, musik dan nyanyian yang dominan saat ini, menurut kami, tidak dibolehkan syariah. Karena banyak mengandung kemaksiatan dan kemunkaran. Karena itu, mengikuti audisinya adalah haram. Jika pun diusahakan bersih dari kemaksiatan dan kemunkaran, maka ia diduga kuat akan menjadi sarana (wasilah) kepada yang haram, sehingga hukumnya juga haram Ini didasrkan kaidah syariah : Al-wasilah ila al-haram haram [Segala sesuatu perantaraan kepada yang haram, hukumnya haram juga.]

Mengenai hukum mendengarkan musik dari kaset atau radio, hukum asalnya adalah mubah, bagaimana pun juga bentuk musik atau nyanyian yang ada dalam media tersebut. Karena kaidah syariah mengenai hukum asal pemanfaatan benda menyebutkan : Al-ashlu fi al-asy-yaa` al-ibahah ma lam yarid dalilu at-tahrim [Hukum asal benda-benda, adalah boleh, selama tidak terdapat dalil yang mengharamkannya.] Namun demikian, meskipun asalnya adalah mubah, hukumnya dapat menjadi haram, bila diduga kuat akan mengantarkan pada perbuatan haram, atau mengakibatkan dilalaikannya kewajiban. Kaidah syariah menetapkan : Al-wasilah ila al-haram haram [Segala sesuatu perantaraan kepada yang haram, hukumnya haram juga.]

Demikian, semoga paham. Terima kasih.[]

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s