“GENDAM”

Oleh: Ferdiawan Yuliardi*

Beberapa waktu yang lalu, Ki Joko Bodo yang ngaku punya “sekompi” pasukan jin, sempat bikin heboh negeri jamrud khatulistiwa ini. Dia berhasil menghipnotis (meng-gendam) seratus orang dalam waktu bersamaan, dalam sekejap mereka tunduk dan patuh ama perintah Ki Joko Bodo. Di waktu yang lain, ada pula TKI yang baru pulang dari Timur Tengah, menangis tak percaya ketika seluruh uang dan benda berharga hasil jerih payahnya di sana, ludes dibawa kabur orang. Lagi-lagi, karena digendam. Dan banyak lagi kasus yang sejenis lainnya. Gile bener! Coba tuh ilmu buat ngerjain tentara-tentara kafir Amrik yang ada di Irak sono, ya minimal bikin mereka mencret-mencretlah, kan seru! (hehehe)

Tak urung bapak-bapak polisi jadi kelabakan mengatasi jenis kriminal yang satu ini. Acara-acara kriminal distasiun TV pun latah ikutan ngebahas tentang fenomena gendam ini. Para pakar hukum pun sibuk ngebolak-balik “kitab kuning”nya, untuk nyari gimana pandangan hukum terhadap gendam ini. Tak ketinggalan para ulama dan tokoh masyarakat mewanti-wanti masyarakat untuk senantiasa waspada terhadap bahaya kriminal yang bermodus merusak kesadaran dalam waktu sesaat ini. Poster-poster himbauan dari kepolisian pun menempel di mana-mana, ampe pantat truk pun ditempelin juga.

Hmm..serem juga sih kalo kita kena gendam yah. So, kalo kamu kemana-mana jangan lupa senantiasa dzikir yah. Coz, tuh ilmu sihir insyaAllah nggak mempan ama orang yang selalu inget dan deket ama Allah Swt.

Gendam ala Kapitalisme

Nah, ngomong-ngomong tentang paniknya masyarakat ama gendam ala Ki Joko Bodo, sebenarnya saat ini sebagian besar ummat gak sadar lho, kalo mereka lagi dikuasai ama gendam yang lebih menyeramkan. Hayoo…jangan-jangan sobat muda juga nggak sadar nih! Sadar nggak? Apa coba?

Betul banget! Sekarang kita, dan nggak hanya di Indonesia, tapi juga di seluruh dunia, nggak sadar kalo mereka lagi terlena ama gendam ala “Ki Kapitalisme” dan “Ki Sosialisme”, nama jurus-jurusnya juga keren-keren lho, ada Demokrasi, Sekulerisme, Nasionalisme, Pluralisme, Komunisme, Atheisme, Feminisme, dan lainnya. Ada juga yang baru namanya tuh Terorisme.

Sekadar tahu aja, saat ini yang paling ngetop en ngetren di dunia adalah gendam ala Ki Kapitalisme. Kalo gendamnya Ki Joko Bodo mungkin hanya bereaksi beberapa saat aja, dan cuma untuk orang yang diincar aja, beda halnya dengan gendam ala Kapitalisme. Reaksi dari gendam ala Kapitalisme lebih dahsyat Bung! Ia tak hanya menyerang beberapa orang aja, tapi juga bisa menyerang satu negara ama isinya sekalian.

Nggak cuma bereaksi sekejap pula, tapi bereaksi “tahan lama”. Coz, tuh gendam akan ber-metamorfosis jadi pemikiran, yang tumbuh berkembang mengakar urat dalam otak dan pemahaman manusia. So, kalo pemahamannya udah dikuasai oleh Kapitalisme, udah deh dijamin semua perintah Ki Kapitalisme diikutin. Bahkan disuruh masuk ke lubang biawak pun akan diikuti, sama persis ama yang disabdakan Rosulullah saw.

Sedemikian hebatnya gendam Kapitalisme bereaksi, ampe kaum muslimin asoy-asoy aja ama tuh pemahaman. Saking parahnya juga, ada yang mati-matian belain pemahaman tersebut, ada juga yang bilang bahwa pemahaman tersebut sesuai dengan Islam. Busyet dah!

Mungkin jika dilihat dengan pemikiran yang “dangkal”, dampak-dampak dari gendam Kapitalisme akan memberikan kebaikan. Tapi sebenarnya di balik penampilannya yang “cantik” itu terdapat buanyak sekali kehancuran yang dihasilkan. Kalo disebutin satu-satu dampak buruk yang terjadi ketika ummat Islam saat ini dikuasai oleh Kapitalisme, dijamin satu Majalah Sobat Muda ini nggak muat deh! Mulai dari pembunuhan, perkosaan, krisis sosial, krisis ekonomi dan buanyak lagi kekejaman yang lain hasil penerapan Kapitalisme. (Grrgrrhh…. pokoknya kalo disebutin lagi, bikin darah di otak “mendidih” deh)

Khilafah solusinya

Usut punya usut, ternyata memang kehancuran umat Islam inilah yang diinginkan oleh “guru-guru” Kapitalisme, yang nggak lain adalah para kafir Barat. Setelah mereka tak mampu menghancurkan Islam secara fisik (perang) pada masa kejayaan Islam dahulu. Mereka beralih cara dengan cara meng-“gendam” pemikiran umat Islam dengan jurus-jurus Kapitalisme itu. Dan hasilnya bisa kita lihat sekarang, mereka sukses besar…!

Nah, sekarang tiba saatnya kita sadar dari keterlenaan kita akan jurus-jurus Kapitalisme. Buat sobat muda yang baru sadar kalo selama ini udah dikuasai ama gendam-nya Ki Kapitalisme, cepet-cepet deh minum “penawarnya”!

Yup, penawarnya tuh nggak ada yang mujarab selain ideologi Islam. Buru-buru deh mulai sekarang kaji tsaqofah Islam sebanyak-banyaknya, ikuti kajian-kajian Islam, baca buku-buku keislaman dan semua yang berhubungan dengan pemikiran Islam. Oya, jangan lupa tinggalin juga semua aktivitas yang merupakan pengaruh gendam “Ki Kapitalisme” dan “Ki Sosialisme”.

Kalo kita udah nggak dikuasai lagi ama tuh gendam, jangan lupa juga ingetin sodara-sodara di sekitar kita. Pokoknya semua pengaruh yang masih tersisa di masyarakat harus dibersihkan deh. Soalnya, pemahaman tersebut harus benar-benar disingkirkan dari benak seluruh umat Islam. Kalo nggak, tuh gendam akan terus menular ke orang lain, bisa-bisa malah kita akan kena lagi lho..!

Itu sebabnya, kita harus “ngingetin” bapak-bapak yang ada di pemerintahan sono. Coz, kalo penguasa-penguasa dan sistem yang ada saat ini masih dipengaruhi ama pemahaman Kapitalisme, dijamin susah deh buat ngilangin tuh “efek”. Ya, kalo istilah kerennya, “Sistem”nya harus dibersihkan dari pemahaman Kapitalisme dan dirubah ama sistem yang dijamin berkah, yaitu sistem Islam. Dan sistem Islam itu pun harus ada yang menjaganya dong, seperti yang dicontohkan Rasulullah saw. dan para sahabatnya, yang mampu menjaga eksistensi kemuliaan sistem Islam di muka bumi ini, adalah Daulah Khilafah Islamiyah.

So, tunggu apa lagi, ayo kita bangkit berjuang bersama demi tegaknya Islam, untuk hancurnya gendam dari “Ki Kapitalisme” dan “Ki Sosialisme”. Ups… jangan lupa juga buat sobat muda, kalo lagi jalan-jalan jangan suka ngelamun yah! Entar kena gendam ama Ki Joko Bodo lho, dompet raib dan pulang udah nggak pake baju, baru tahu rasa deh![]

* Mahasiswa IPB

One thought on ““GENDAM”

  1. SAYANG SEKALI!!!!!!!!
    KASIAN SEKALI!!!!!!!!!!
    Waktu kamu gembor-gemborkan MARI KITA hancurnya gendam dari “Ki Kapitalisme”, kamu sendiri telah kena gendam Ki Kapitalisme. SADAR GAK!!!!
    Kamu gunakan internet bayar kemana? Sampe sana buat bayar siapa? Buat bayar apa? Semua yang kamu keluarkan untuk online, telfon, nonton tv, bahkan hingga kamu bayar listrikpun kamu telah menggaji ki kapitalisme.
    Kasian kita!!! seharusnya kita sadar, kita semua orang-orang munafik yang menggembor-gemborkan TOLAK KAPITALISME!!!! Tapi kita malah menggajinya, membiayainya, bahkan memanfaatkannya agar Ki Kapitalisme tetap hidup.
    HIDUP KEMUNAFIKAN!!!!!!!!!!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s